Aku kalut sayang Pikiranku melaju ke antah berantah Nadiku sudah berdenyut tak karuan Degup jantungku melampaui batas Aku ingin kau unt...
Kupejamkan mata Namun tak kunjung terlelap Kusingkirkan pikiran Masih tak kunjung terlelap Kupanjatkan seribu doa Tetap tak kunjung ter...
It's cruel to see you having fun with anyone else. to know if anyone else could make you happy more than i could. to see you laugh bec...
Berhenti bicara Diam dulu Sejenak memikirkan Apa yang akan terjadi Apa yang akan hancur Siapa yang akan disakiti Siapa yang akan terlu...
Matahari, sampaikan salamku untuk rembulan Janganlah pergi terlalu lama Janganlah terlalu sibuk untuk berdandan Karena dirinya amatlah su...
Saat kabut pagi bersambutan Remang sinar mentari menyapa Burung berkicau riang Embun meluncur senang Saat itu juga aku mencium harum ta...
Senja, tak didamba Terciptalah sendu Hujan, didamba Terciptalah syahdu Cinta, tak saling mengerti Terciptalah dusta Rindu, saling mel...
Menunggu, mereka bilang, melelahkan Menunggu, mereka bilang, jenuh Bukankah pada awalnya menunggu itu memang sia-sia? Mencintai, pada...
Aku mampu menuliskan bermiliar sajak untukmu tanpa takut kehabisan kata Aku mampu melukiskan pelangi dimana pun kau berada tanpa takut keha...
Jikalah apel ranum yang kaupilih di kebun itu Puan, maka lepaslah bunga mekar dari genggammu. Jikalah kejora yang kauhitung di langit malam...
Rembulan melingkar elok malam ini Apakah kau melihatnya di sana? Hujan masih menitik kisah Apakah kau mengetahui laranya? Aku tahu kau ...
Kau; saru dalam ketiadaan yang dibalut dusta lima senti tebalnya. Queen Oktaviani
Syl adalah gadis berusia enam belas dengan rambut tembaga panjangnya. Ia selalu pergi ke sekolah dengan kepang dua. Baginya itu sempurna, i...
Awalnya, saya emang sudah ada minat menulis pas SD. SD sering deh bikin cerita fiksi, cuma waktu itu di facebook, saya juga ngga begitu mem...
Seperti tangkai mawar yang patah Keindahannya tak lagi utuh Tak lagi bisa berdiri tegak dan kukuh Entah ingin berpijak di mana Berdiri p...
Kau laksana sukma yang rekah pada bulan Juni Elok, warnanya asri, tak kelam dan hampa Kau laksana kejora gemerlap awal tahun Hening dalam...
About Me
Popular Posts
Blog Archive
-
▼
2015
(23)
-
▼
Desember
(23)
- Seni
- Aku Kalut Sayang
- Sajak 02.00
- What's Love, then?
- Hampa
- Manusia yang Merugi
- Puisi untuk Alam
- Sajak Pagi Hari
- Senja, Hujan, Cinta dan Rindu
- Tak Seperti Mereka Bilang
- Sajak Berlebihan
- Mustahil
- Jikalah Judulnya Hilang
- Kau; Pecandu Hampa
- Dusta
- Sajak Seuntai
- Kotak Musik untuk Syl (cerpen)
- Kaukah?
- Tentang Saya
- Seperti Apa-apa yang Hancur
- Bayangmu
- Puan
- Kau Laksana
-
▼
Desember
(23)