Rembulan melingkar elok malam ini
Apakah kau melihatnya di sana?
Hujan masih menitik kisah
Apakah kau mengetahui laranya?
Aku tahu kau melihatnya
Aku tahu kau tahu laranya
Tapi kau diam dan tersenyum di atasnya
Menumpahkan canda tanpa peduli sendu
Malam berganti
Apakah kau terlihat peduli?
Senja tak lagi jingga
Apakah kau terlihat peduli?
Karena kau tahu
Seratus kali malam berganti
Sepudar apa pun jingga senja
Kau selalu mendamba hampa
Queen Oktaviani
About Me
16 / in love with coffee and petrichor.
Popular Posts
Blog Archive
-
▼
2015
(23)
-
▼
Desember
(23)
- Seni
- Aku Kalut Sayang
- Sajak 02.00
- What's Love, then?
- Hampa
- Manusia yang Merugi
- Puisi untuk Alam
- Sajak Pagi Hari
- Senja, Hujan, Cinta dan Rindu
- Tak Seperti Mereka Bilang
- Sajak Berlebihan
- Mustahil
- Jikalah Judulnya Hilang
- Kau; Pecandu Hampa
- Dusta
- Sajak Seuntai
- Kotak Musik untuk Syl (cerpen)
- Kaukah?
- Tentang Saya
- Seperti Apa-apa yang Hancur
- Bayangmu
- Puan
- Kau Laksana
-
▼
Desember
(23)
Q. Diberdayakan oleh Blogger.
instagram.com/queenoktaviani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar