Aku mampu menuliskan bermiliar sajak untukmu tanpa takut kehabisan kata
Aku mampu melukiskan pelangi dimana pun kau berada tanpa takut kehabisan warna
Aku mampu membirukan langit walau badai menghadang tanpa takut akan petirnya
Aku mampu menirukan nyanyian ratusan burung tanpa takut kehabisan suara
Tapi aku tak mampu meninggalkanmu
Aku tak mampu melihat dirimu bahagia bersamanya
Aku tak mampu melihat dirimu....
Ah, sudahlah
Aku mampu melakukan apa pun kecuali meninggalkanmu
Queen Oktaviani
About Me
16 / in love with coffee and petrichor.
Popular Posts
Blog Archive
-
▼
2015
(23)
-
▼
Desember
(23)
- Seni
- Aku Kalut Sayang
- Sajak 02.00
- What's Love, then?
- Hampa
- Manusia yang Merugi
- Puisi untuk Alam
- Sajak Pagi Hari
- Senja, Hujan, Cinta dan Rindu
- Tak Seperti Mereka Bilang
- Sajak Berlebihan
- Mustahil
- Jikalah Judulnya Hilang
- Kau; Pecandu Hampa
- Dusta
- Sajak Seuntai
- Kotak Musik untuk Syl (cerpen)
- Kaukah?
- Tentang Saya
- Seperti Apa-apa yang Hancur
- Bayangmu
- Puan
- Kau Laksana
-
▼
Desember
(23)
Q. Diberdayakan oleh Blogger.
instagram.com/queenoktaviani
LANJUTKAAN QUEEN AAAA
BalasHapus