Senja, tak didamba
Terciptalah sendu
Hujan, didamba
Terciptalah syahdu
Cinta, tak saling mengerti
Terciptalah dusta
Rindu, saling melepas
Terciptalah tawa
Haruskah manusia mendamba senja agar tak ada sendu?
Atau mendamba hujan agar ada syahdu?
Haruskah manusia mengerti cinta agar tak ada dusta?
Atau melepas rindu agar ada tawa?
Queen Oktaviani
About Me
16 / in love with coffee and petrichor.
Popular Posts
Blog Archive
-
▼
2015
(23)
-
▼
Desember
(23)
- Seni
- Aku Kalut Sayang
- Sajak 02.00
- What's Love, then?
- Hampa
- Manusia yang Merugi
- Puisi untuk Alam
- Sajak Pagi Hari
- Senja, Hujan, Cinta dan Rindu
- Tak Seperti Mereka Bilang
- Sajak Berlebihan
- Mustahil
- Jikalah Judulnya Hilang
- Kau; Pecandu Hampa
- Dusta
- Sajak Seuntai
- Kotak Musik untuk Syl (cerpen)
- Kaukah?
- Tentang Saya
- Seperti Apa-apa yang Hancur
- Bayangmu
- Puan
- Kau Laksana
-
▼
Desember
(23)
Q. Diberdayakan oleh Blogger.
instagram.com/queenoktaviani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar