Fajar sudah bangun, cepat sekali,
Sementara aku belum tidur sepejampun,
Memikirkan yang tak akan mungkin terjadi, semalaman.
Sudahlah,
Sekarang aku yang akan tidur,
Memimpikan yang tak akan mungkin terjadi, sepanjang hari.
Dan aku terbangun lagi,
Di hadapanmu,
Melihat yang tak akan mungkin terjadi 'lagi', selamanya.
(a.a)
About Me
16 / in love with coffee and petrichor.
Popular Posts
Blog Archive
-
▼
2015
(23)
-
▼
Desember
(23)
- Seni
- Aku Kalut Sayang
- Sajak 02.00
- What's Love, then?
- Hampa
- Manusia yang Merugi
- Puisi untuk Alam
- Sajak Pagi Hari
- Senja, Hujan, Cinta dan Rindu
- Tak Seperti Mereka Bilang
- Sajak Berlebihan
- Mustahil
- Jikalah Judulnya Hilang
- Kau; Pecandu Hampa
- Dusta
- Sajak Seuntai
- Kotak Musik untuk Syl (cerpen)
- Kaukah?
- Tentang Saya
- Seperti Apa-apa yang Hancur
- Bayangmu
- Puan
- Kau Laksana
-
▼
Desember
(23)
Q. Diberdayakan oleh Blogger.
instagram.com/queenoktaviani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar