Jikalah apel ranum yang kaupilih di kebun itu Puan, maka lepaslah bunga mekar dari genggammu.
Jikalah kejora yang kauhitung di langit malam itu Puan, maka berhentilah menatap rembulan.
Jikalah aku yang Puan elukan di titik kilauku, maka elukan jugalah aku di titik kelamku, Puan.
Jikalah Puan yang aku elukan di goresan penaku, maka elukan jugalah Puan di goresan hatiku.
Queen Oktaviani
About Me
16 / in love with coffee and petrichor.
Popular Posts
Blog Archive
-
▼
2015
(23)
-
▼
Desember
(23)
- Seni
- Aku Kalut Sayang
- Sajak 02.00
- What's Love, then?
- Hampa
- Manusia yang Merugi
- Puisi untuk Alam
- Sajak Pagi Hari
- Senja, Hujan, Cinta dan Rindu
- Tak Seperti Mereka Bilang
- Sajak Berlebihan
- Mustahil
- Jikalah Judulnya Hilang
- Kau; Pecandu Hampa
- Dusta
- Sajak Seuntai
- Kotak Musik untuk Syl (cerpen)
- Kaukah?
- Tentang Saya
- Seperti Apa-apa yang Hancur
- Bayangmu
- Puan
- Kau Laksana
-
▼
Desember
(23)
Q. Diberdayakan oleh Blogger.
instagram.com/queenoktaviani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar